Memahami kalimat pasif atau het passief adalah langkah yang sangat kusial dalam mempelajari sebuah bahasa. Dalam percakapan sehari-hari maupun penulisan formal, kalimat pasif selalu kita gunakan untuk memberi penekanan pada suatu tindakan objek. Banyak pembelajar merasa kesulitan karena struktur kalimat pasif dalam bahasa Belanda melibatkan posisi kata kerja. Inti dari kalimat pasif adalah menggeser fokus dari pelaku tindakan kepada hal yang menerima tindakan tersebut. Dalam bahasa Belanda, kata kerja bantu worden berfungsi sebagai penanda utama kalimat pasif.
Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana cara mengubah kalimat aktif menjadi pasif tanpa merusak tata bahasanya. Lalu, kita juga akan mempelajari peran penting worden dan bagaimana tata kerja utama berubah menjadi bentuk partisip.
Worden dan Voltooid Daelwoord

Langkah pertama dalam membentuk kalimat pasif adalah dengan menggunakan kata kerja bantu worden. Kata kerja ini disesuaikan berdasarkan subjek baru yang sebelumnya merupakan objek dalam kalimat aktif. Setelah itu, kata kerja utama harus diubah menjadi bentuk kata kerja ketiga atau voltooid deelwoord. Bentuk prinsip ini biasanya diawali dengan awalan ge- dan selalu diletakkan di posisi akhir dalam sebuah kalimat.
Coba perhatikan perubahan kalimat ini dari aktif menjadi pasif.
– Kalimat aktif: De man bouwt het huis (Pria itu membangun rumah tersebut)
– Kalimat pasif: Het huis bouwt gebouwd (Rumah tersebut sedang dibangun)
Perhatikan bahwa subjeknya sekarang adalah Het huis dan kata kerja worden mengikuti subjek tunggal tersebut.
Menyebutkan Pelaku dengan Kata Depan Door

Dalam kalimat pasif, seringkali identitas pelaku di hilangkan karena di anggap tak penting alias sudah kita ketahui. Namun, kalau kamu ingin menyebutkan nama pelakunya, maka kamu harus menggunakan kata depan door. Kata door dalam konteks ini bertujuan sama halnya dengan kata “oleh” dalam bahasa Indonesia atau “by” dalam bahasa Inggris. Posisi pelaku biasanya di letakkan tepat setelah kata kerja worden atau di tengah kalimat sebelum kata kerja utama.
Yuk, kita coba perhatikan pengembangan dari contoh sebelumnya untuk melihat posisi pelaku dalam struktur pasif yang lebih lengkap. Kalimatnya menjadi, “Het huis wordt door de man gebouwd” (Rumah tersebut dibangun oleh pria itu).
Penggunaan door sangat membantu ketika kamu ingin memberikan kredit kepada seseorang dalam sebuah laporan resmi.
Kalimat Pasif Tanpa Subjek dan Penggunaan Er

Nah, di sini letak uniknya! Bahasa Belanda memiliki bentuk pasif yang tak memiliki subjek nyata atau bisa kita sebut onpersoonlijk passief. Bentuk ini kita gunakan untuk menyatakan bahwa sebuah aktivitas sedang berlangsung secara umum di sebuah tempat tertentu. Dalam konteks ini, kata Er sering muncul sebagai subjek sementara. Pola ini mungkin agak membingungkan bagi pembelajar karena tidak ada terjemahan secara langsung yang pas dalam bahasa aslinya.
Contoh, “Er wordt hier veel gelachen” (Ada banyak tawa di sini). Secara harfiah, kalimat ini menyatakan bahwa ada banyak orang yang sedang tertawa di sini.
Kesimpulan
Bagaimana, gampang, kan? Menguasai perubahan kalimat dari aktif ke pasif dengan menggunakan kata kerja worden akan meningkatkan kemampuan bahasa Belandamu. Kuncinya adalah terus berlatih mengubah objek menjadi subjek dengan kata kerja bantu worden berada di posisi yang tepat. Jangan lupa pula menggunakan Voltooid Deelwoord di akhir kalimat agar tata bahasamu benar dan rapi.
Semoga bermanfaat 😀
