Sugar glider semakin sering menjadi sorotan sebagai hewan eksotis yang menarik perhatian banyak orang. Ukurannya kecil, wajahnya lucu, dan perilakunya aktif membuat hewan ini mudah disukai. Tidak heran jika sugar glider mulai sering dibahas dalam kategori berita seputar hewan unik dan peliharaan tidak biasa.
Sebagai hewan nokturnal dan termasuk marsupial, sugar glider memiliki karakter yang berbeda dari hewan peliharaan pada umumnya. Banyak orang tertarik memeliharanya, namun belum semua memahami ciri, perilaku, dan perawatan dasarnya. Artikel ini akan membahas sugar glider secara lengkap dengan bahasa santai dan mudah dipahami.
Sugar glider sebagai hewan marsupial kecil

Sugar glider sebagai hewan marsupial kecil berasal dari wilayah Australia, Papua, dan sekitarnya. Hewan ini masih satu kelompok dengan kanguru dan koala, sehingga memiliki kantong di bagian perut betina untuk merawat anaknya. Meski bertubuh mungil, sugar glider memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik di alam liar.
Ukuran tubuh sugar glider relatif kecil, dengan panjang sekitar 12–15 cm tanpa ekor. Ekor sugar glider justru lebih panjang dari tubuhnya dan berfungsi sebagai alat keseimbangan. Tubuh mungil ini membuat sugar glider terlihat menggemaskan dan mudah menarik perhatian siapa saja yang melihatnya.
Sebagai marsupial, sugar glider memiliki sistem reproduksi yang unik. Anak sugar glider akan tumbuh dan berkembang di dalam kantong induknya. Proses ini menjadi salah satu keunikan yang membuat sugar glider berbeda dari hewan kecil lainnya.
Ciri khas sugar glider dengan selaput melayang

Ciri khas sugar glider dengan selaput melayang menjadi daya tarik utama hewan ini. Selaput tersebut membentang dari tangan hingga kaki belakang dan disebut patagium. Dengan selaput ini, sugar glider dapat meluncur dari satu pohon ke pohon lain.
Kemampuan melayang ini membantu sugar glider mencari makanan dan menghindari predator. Saat meluncur, tubuhnya terlihat seperti sedang terbang kecil di udara. Gerakan ini sering membuat orang kagum ketika melihatnya secara langsung.
Selaput melayang sugar glider tidak berfungsi untuk terbang, melainkan meluncur. Namun, kemampuan ini tetap menjadi keunggulan alami yang jarang dimiliki hewan peliharaan lain. Inilah alasan sugar glider sering di sebut sebagai hewan unik dan eksotis.
Perilaku sugar glider yang aktif di malam hari
Perilakunya yang aktif di malam hari membuatnya tergolong sebagai hewan nokturnal. Pada siang hari, sugar glider lebih sering tidur dan bersembunyi di tempat yang gelap. Aktivitasnya akan meningkat saat malam tiba.
Pada malam hari, sugar glider akan bermain, melompat, dan mencari makanan. Mereka sangat lincah dan penuh energi. Jika di pelihara, pemilik perlu memahami pola ini agar tidak kaget dengan aktivitas malam sugar glider.
Sifat sosial juga terlihat jelas pada perilaku sugar glider. Mereka senang hidup berkelompok dan bisa merasa stres jika sendirian. Karena itu, pemilik perlu memberikan perhatian dan interaksi yang cukup agar sugar glider tetap nyaman.
Perawatan dasar sugar glider agar tetap sehat
Perawatan dasar sugar glider agar tetap sehat di mulai dari kandang yang nyaman dan aman. Kandang sebaiknya cukup luas agar sugar glider bisa bergerak aktif. Tambahkan mainan dan tempat bertengger untuk menjaga kebugarannya.
Pola makan sugar glider juga perlu di perhatikan. Mereka membutuhkan kombinasi buah, sayur, dan sumber protein. Pemberian makanan yang seimbang akan membantu menjaga kesehatan dan energi sugar glider.
Selain itu, kebersihan kandang dan interaksi rutin sangat penting. Sugar glider membutuhkan perhatian agar tidak stres. Perawatan yang konsisten akan membuat sugar glider tumbuh sehat dan lebih jinak.
Kesimpulan
Sugar glider merupakan hewan marsupial kecil yang memiliki banyak keunikan, mulai dari selaput melayang hingga perilaku aktif di malam hari. Sebagai hewan peliharaan eksotis, sugar glider mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pemiliknya. Namun, perawatan yang tepat dan pemahaman karakter sangat di butuhkan agar sugar glider tetap sehat, nyaman, dan bahagia.
